Guru Tewas Terikat Tali di Jayapura, Pelaku Ditangkap Saat Kabur Lewat Laut
Jayapura Express – Seorang guru berinisial AS (29) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di tempat usaha laundry miliknya di Jalan Gerilyawan, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis (3/7/2025) pagi. Warga menemukan korban dalam posisi terikat tali dan bersimbah darah. Mereka menduga korban telah menjadi sasaran pembunuhan.

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku saat hendak melarikan diri melalui jalur laut.
Baca Juga : Pilihan 5 Rumah Rp 200 Juta-an di Sentani Jayapura
Korban Tak Pulang, Ayah Temukan Jenazah di Laundry
Kekhawatiran Abdullah (57) memuncak ketika anaknya, AS, tak kunjung pulang sejak malam sebelumnya. Pagi harinya, ia memutuskan mencari dan akhirnya menemukan anaknya telah meninggal dunia. Temuan tragis ini menjadi awal dari pengungkapan kasus yang menggemparkan warga sekitar. Saat memeriksa tempat laundry milik korban, ia menemukan anaknya dalam kondisi tidak bernyawa.
“Ayah korban menemukan korban dalam posisi terikat dan bersimbah darah. Dugaan kuat korban tewas karena aksi pembunuhan,” ujar Kompol Dewa Gede.
Motif Perampokan, Polisi Amankan Mobil Korban
Polisi menduga kuat bahwa motif pelaku adalah perampokan, karena beberapa barang milik korban sempat hilang. Salah satunya adalah mobil Daihatsu Ayla warna merah milik korban yang petugas temukan terparkir di kawasan Masjid Bucaen II, Entrop.
“Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Satreskrim. Sejumlah barang bukti sudah petugas amankan,” tambah Kompol Dewa Gede.
Polisi Pastikan Penyelidikan Terus Berlanjut
Pihak kepolisian memastikan proses penyidikan akan petugas lakukan menyeluruh, termasuk memeriksa motif lengkap, kronologi pembunuhan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. Kepada masyarakat, kami imbau tetap tenang dan tidak berspekulasi,” pungkasnya.
















