Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Crisis Response Team Dibentuk, 97 WNI Dievakuasi dari Iran Lewat Azerbaijan

cek disini

Jayapura Express — Crisis Response Team telah dibentuk pemerintah sebagai langkah antisipasi jika situasi di Timur Tengah semakin memburuk. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, membeberkan data terbaru terkait sebaran warga negara Indonesia (WNI) di wilayah konflik Iran dan Israel.

97 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Saat Ini Ada di Azerbaijan
Crisis Response Team Dibentuk, 97 WNI Dievakuasi dari Iran Lewat Azerbaijan

Hal itu Sugiono sampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2025). Menurut data Kementerian Luar Negeri (Kemlu), terdapat 386 WNI yang berada di Iran dan mayoritas adalah pelajar dan mahasiswa.

“Perlu kita ketahui bersama, ada 386 WNI di Iran. Mereka sebagian besar merupakan pelajar dan mahasiswa. Selain itu, ada sekitar 167 WNI yang sedang magang di Yerusalem dan wilayah sekitarnya,” kata Sugiono.

Baca Juga : Netanyahu Klaim Menang Lawan Iran, Bicara Peluang Bebaskan Sandera Gaza

Dua hari setelah serangan militer Israel ke wilayah Iran, pemerintah meningkatkan status operasional Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dari Siaga 2 menjadi Siaga 1 sebagai respons cepat terhadap eskalasi konflik yang mengancam keselamatan WNI.

“Kami juga meminta seluruh WNI di Iran dan Israel untuk melaporkan diri dan aktif berkoordinasi dengan KBRI terdekat. Ini penting sebagai dasar pengambilan langkah evakuasi,” jelasnya.

Sugiono: Evakuasi Berjalan Aman, Tim Pantau WNI yang Masih Bertahan

Sugiono melaporkan bahwa sebanyak 97 WNI telah berhasil  petugas evakuasi dari Iran melalui jalur darat menuju Azerbaijan. Sementara sisanya masih berada di Iran karena memilih bertahan atau belum menyatakan kesediaan untuk evakuasi.

“Evakuasi lewat Azerbaijan berjalan dengan aman. WNI yang masih di Iran terus kami pantau. Semoga dengan adanya gencatan senjata, situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Dari wilayah Israel, sebanyak 26 WNI telah  petugas evakuasi melalui fasilitasi KBRI Amman di Yordania. Pelaksanaan evakuasi dari beberapa titik seperti Tel Aviv, Yerusalem, dan Arava.

“Secara paralel, KBRI Amman membantu evakuasi 26 WNI dari wilayah-wilayah terdampak. Evakuasi lanjutan sedang petugas siapkan jika situasi memburuk,” tambah Sugiono.

Sebagai langkah antisipatif, Kemlu telah membentuk satuan tugas khusus bernama Crisis Response Team. Gugus tugas ini bertugas merespons dinamika darurat, termasuk juga jika harus melaksanaan evakuasi massal.

“Tim ini akan bergerak cepat apabila kondisi keamanan memburuk. Prioritas utama kami adalah keselamatan dan perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri,” tegas Menlu Sugiono.

telkomsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *