Jayapura Express – Lahan tidur seluas 0,8 hektar di Papua berhasil disulap menjadi sawah produktif oleh Batalyon Infanteri (Yonif) 754/ENK, yang kini bahkan mampu panen empat kali dalam setahun. Langkah konkret ini mencerminkan dukungan nyata Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat komitmen Indonesia menuju swasembada pangan.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan swasembada pangan nasional dapat tercapai dalam waktu satu tahun. Panglima Komando Operasi (Pangkops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, mengatakan bahwa seluruh jajarannya siap mendukung penuh program nasional tersebut.
Baca Juga : Daftar Fenomena Astronomi Juli 2025 dan Prediksi Waktu Terjadinya
“Sebelumnya, petani hanya bisa panen dua kali setahun. Namun sekarang, sawah yang kami garap bisa panen empat kali. Ini hasil kerja keras bersama, antara TNI dan masyarakat,” ujar Mayjen Lucky.
Sinergi TNI dan Masyarakat Papua untuk Pertanian Berkelanjutan
TNI tidak hanya berhenti pada satu lokasi. Mayjen Lucky menyebut bahwa pihaknya akan memperluas area pertanian di berbagai wilayah Papua dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur yang selama ini belum tergarap. Upaya ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga.
Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Koops Habema juga memberikan edukasi, pelatihan pertanian, serta bantuan bibit padi dan tanaman lainnya kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Tujuannya adalah membekali warga dengan keterampilan baru yang dapat meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi.
“Kami ingin masyarakat Papua menjadi bagian dari solusi pangan nasional. Edukasi dan pendampingan akan terus kami lakukan dari hulu ke hilir,” tambahnya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena mampu mengintegrasikan peran militer dalam pembangunan ekonomi rakyat. Selain itu, pendekatan langsung yang TNI lakukan ke pedalaman Papua juga membangun kepercayaan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sipil.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat lokal. Program swasembada pangan tidak hanya menjadi slogan, tetapi mulai nyata diwujudkan di berbagai pelosok negeri. Termasuk di tanah Papua yang kaya akan potensi namun selama ini belum optimal tergarap.
Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi daerah lain dalam mengoptimalkan lahan tidur untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.
















